Skip to main content

ILMU KOLAM KOI


Ini kolam ikan Koi kebanggaan saya. Dibuat lima enam bulan silam oleh pak Amin, tukang langganan. Bukan kolam koi yang "fancy", isinya juga bukan koi sultan, hanya ikan koi lokal yang dibeli di Pasar Parung.
 
Guru-guru perkolam koi-an saya dulu bilang, memelihara ikan koi tak sekedar menikmati gerak ikan yang lemah gemulai seolah tak mengenal tidur, namun juga gemericik suara air dari filternya. Serasa menikmati suara air di sungai pegunungan. Menenangkan.

Satu hal yang terpenting : memelihara kesehatan ikan koi adalah dengan memelihara air, lingkungan tempat dia hidup.

Maka kunci dari kolam koi yang baik dengan ikan-ikan yang sehat adalah Filter air yang mumpuni.  Membuat Filter air untuk kolam koi juga tak sederhana, ada ilmunya.  Ada hitung-hitungannya.  Filter yang baik, akan membantu mengurai kotoran yang tersedot dari air yang kotor.  Filter juga musti secara rutin dibersihkan, agar bakteri yang ada di media filternya selalu sehat.

Hidup kita juga begitu. Kalau mau sehat akal, sehat finansial maka kita musti bisa memilih berada di lingkungan yang "sehat". Lingkungan yang mendorong kita berkarya lebih baik dan megapreasiasi semua hasil kreativitas kita. Nggak ngiri atau nganan saja.  Tak berhenti sampai di sana, filter (otak) kita juga musti acap dikalibrasi dan dibersihkan.  Diberi ilmu-ilmu baru, supaya tak mandeg.  

Lengkapi diri dengan "Filter Pikiran" yang mumpuni bernama Ilmu agar apa yang kita hasilkan adalah yang baik-baik serta bermanfaat buat orang di sekeliling kita. Sebagaimana gerak ikan koi yang memberikan efek ketenangan jiwa.

Demikian cerita dari ikan Koi saya tadi pagi ...

Comments

Popular posts from this blog

MAU JUAL GINJAL? BACA SAMPAI SELESAI !

Sudah dua tahun tak bertemu, seorang teman mengirimkan "broadcast message" (BM) di perangkat Blackberry saya. BM-nya agak mengerikan : dia mencari donor ginjal untuk saudaranya yang membutuhkan. Soal harga -bila pendonor bermaksud "menjual" ginjalnya bisa dibicarakan dengannya. Membaca BM itu, saya teringat kisah pak Dahlan Iskan dalam bukunya GANTI HATI. Dengan jenaka beliau bercanda, bahwa kini dia memiliki 2 bintang seharga masing-masing 1 milyar, satu bintang yang biasa dia kendarai kemana-mana (logo mobil Mercedez) dan satu bintang jahitan di perutnya hasil operasi transplatasi hati. Ya, hati pak Dahlan "diganti" dengan hati seorang anak muda dari Cina, kabarnya harganya 1 miliar. Lalu, iseng-iseng saya browsing, dan ketemulah data ini, Data Harga organ tubuh manusia di pasar gelap (kondisi sudah meninggal dibawah 10 jam, sumber :http://namakuddn.wordpress.com/2012/04/27/inilah-daftar-harga-organ-tubuh-manusia-di-pasar-gelap/) 1. Sepasang bola mata: U...

DEWASA

Dia lahir tanggal 12 Agustus. Mengapa 12 Agustus? Karena tanggal 13 Agustus 1999 jatuh pada hari Jumat. Kami tak pengen, anak ini lahir pada "Friday the 13th". Rada tahayul, namun karena privilege lahir dengan proses cesar, kami pakai privilege itu. Mengapa melalui proses operasi cesar? Karena lehernya terlilit tali pusatnya sendiri. Dan, kami menamakan anak ini Alifa. Sebagai anak pertama, dia sudah melalui tiga tahap kehidupan kami : tahapan karir moncer, tahapan perihnya merintis usaha dan tahapan berdamai dengan kehidupan. Foto ini diambil tahun 2010, saat usianya 11 tahun. Masih SD. Jaman periode dua kehidupan, ketika kami  "menggendong" booth jualan burger dan pop soda keliling dari satu event ke event lain. Tugas Alifa : menuang minuman pop soda kepada pembeli.   Yang sulit adalah mendidik anak untuk tidak gampang gengsi. Karena "penyakit" gampang gengsi itu konon terbawa sampai tua, mau susah atau senang hidupnya. Beberapa kali, ketika kami jualan,...

PAILIT dan BANGKRUT

Saya tulis artikel ini, karena banyaknya pertanyaan dari nasabah saya terkait RENCANA dua orang mantan agen perusahaan asuransi tempat saya bekerjasama untuk mengajukan gugatan pailit melalui mekanisme PKPU sesuai UU Nomor 37 Tahun 2004 tentang Kepailitan dan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang. Banyak nasabah bingung dan takut ini berpengaruh pada uang program asuransi (terutama yang terkait produk unit link, karena ada investasinya) yang dipercayakan pada perusahaan tersebut. Secara keuangan -sejauh ini - perusahaan tersebut tak ada masalah. Kinerja masih baik-baik saja, jauh dari kata bangkrut. Karena BANGKRUT dan PAILIT adalah dua hal yang berbeda. Begini kira-kira ceritanya : Pailit diatur dalam UU Nomor 37 Tahun 2004 tentang Kepailitan dan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang ( PKPU). Menurut UU tersebut, sebuah perusahaan dinyatakan pailit ketika ada debitur (pihak yang perusahaan yang memiliki hutang), dinyatakan tidak membayar hutang yang jatuh tempo dari dua atau lebih kredi...